Sejak awal kita pacaran, niatnya, ya, sama satu orang itu saja. Di perjalanan, tiba-tiba ketemu orang lain yang cocok dan akhirnya semakin dekat dengan kita. Tapi kedekatan ini senantiasa kita sembunyikan dari pacar. Lalu akhirnya terjadilah perselingkuhan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, selingkuh adalah “tidak berterus terang; tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri, curang; serong. Lalu apa, sih, yang dimaksud dengan selingkuh atau ngeduain itu? Selingkuh di sini dapat diartikan sebagai keadaan ketika seseorang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan komitmennya. M a ksud nya, saat dua orang memutuskan untuk pacaran, mereka punya komitmen untuk menjaga hubungan tersebut. Misalnya, lawan jenis yang boleh ngajak kita jalan berdua cuma pacar, pegangan tangan sama lawan jenis pun hanya dilakukan dengan pacar. Jadi, saat salah satu pihak nge-date sama orang lain, bisa dibilang dia sudah berselingkuh.

Pada sebuah riset yang dilakukan psikolog Drigotas SM dan koleganya, yang dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology tahun 1999, selingkuh disebut sebagai dating infidelity. lstilah ini mengacu pada adanya perasaan bahwa pasangan telah melanggar norma dalam pacaran, yang berkaitan dengan interaksi terhadap orang lain dan diikuti timbulnya kecemburuan, serta persaingan.

Selingkuh juga dibagi dua, yaitu selingkuh fisik dan emosional. Selingkuh fisik artinya kita melakukan kontak fisik dengan lawan jenis, seperti pelukan dan ciuman sama orang yang bukan pacar kita. Sedangkan selingkuh emosional lebih berupa perasaan kita terhadap orang lain yang bukan pacar. Contoh, kangEn dan pengen sering ngobrol sama seseorang yang bukan pacar.

Batasan tentang seberapa jauh ‘pelanggaran’ seseorang sampai bisa disebut berselingkuh pun macam-macam dan sangat relatif. Dalam majalah Psychology Today terbitan Desember 2000, menurut teori evolusi psikologi zaman dulu, cowok akan lebih kecewa kalau pasangannya melakukan selingkuh fisik. Sementara cewek bakal lebih sebal kalau pasangannya melakukan selingkuh emosional. Sebab, cewek pengen pasangannya selalu ada di sampingnya dan nggak pengen berbagi perasaan dengan orang lain.

Istilah teman tapi mesra atau TTM makin populer saja belakangan ini. Di mana-mana kayaknya kita bisa ngeliat teman (atau malah kita sendiri) asyik berselingkuh dengan kesadaran penuh. Baking ngetrennya, selain TTM, masih banyak lagi istilah untuk hubungan perselingkuhan ini, mulai dari ATM (Abang/Adek Tapi Mesra), HTS (Hubungan Tanpa Status), hingga Sephia. Lalu pertanyaan yang bikin kita penasaran: sebenarnya apa, sih, alasan cowok selingkuh? Dan pengakuan mereka adalah….
1. Nggak Nyambung
“Kalau mulai nggak nyambung sama pacar, males banget, deh, ngobrol, apalagi curhat sama dia. Dan berhubung aku gampang suka sama cewek, kalau ada yang kutaksir, pasti penasaran dan terus kukejar. Apalagi kalau ceweknya jual mahal, pokoknya aku harus dapat!”
2. Cara Putus
“Aku berencana mutusin pacar karena memang sudah nggak cocok dan terlalu sering bera.atem, tapi aku send iri bingung gimana cara bilang ke dia karena dia cewek yang pemarah banget. Akhirnya, aku selingkuh dengan cewek lain. Dia marah besar dan mutusin aku. Itu lebih baik.”
3. Sekadar Pembuktian
“Cowok, tuh, selingkuh untuk membuktikan kalau dirinya bisa dapat lebih dari satu cewek pada waktu bersamaan. Ups, soH… tapi ini kenyataan!”
4. Nggak Dipercaya
“Cewekku selalu menyangka aku selingkuh. Capeklah dicurigai terus! Ya sudah, kenapa nggak sekalian selingkuh aja?”

Sumber : asmaracinta.com