Tubuh Fir’aun (Ramses II) telah ditemukan di Tahun 1896, tepat pada saat diresmikannya ‘Gerakan Zionisme’ di Paris. Tidak ada yang menawarkan apa maksud tanda Allah SWT mengenai ditemukannya jasadnya, kecuali bahwa, itu adalah sebuah mukjizat, bahwasanya Allah SWT telah mengatakan kebenaran bahwa suatu saat nanti jasad Fir’aun ditemukan. Namun dengan Eskatologi Islam kami dapat menawarkan pemahaman yang baru mengenai hal ini. Bahwa tanda ini lebih dari sekedar pemenuhan janji Allah SWT. Tidak hanya fakta bahwa Gerakan Zionisme telah muncul bersamaan dengan ditemukannya jasad Ramses II, namun bahwasanya pada saat ditemukannya jasad Ramses II, manusia di seluruh jagat akan hidup dalam penindasan ekonomi dan penindasan dalam spektrum lainnya seperti Ramses II telah menindas Bangsa Mesir dan bangsa-bangsa lainnya. Sebagai konsekuensi munculnya Gerakan Zionisme, sejarah kini akan terulang kembali, kini dunia akan dipenuhi dengan pemimpin yang menyatakan bahwa Allah SWT tidak lagi ‘Al Akbar’ dan merekalah yang kini ‘Al Akbar’ atau ‘Toghut’! semua tidak lupa apa yang Fir’aun katakan, ‘Ana rabbukumul ‘ala!”, “Saya adalah yang tertinggi di dunia ini, sayalah Al Akbar!” Saya dapat melanggar hukum namun anda tidak, saya dapat melanggar HAM (Hak Asasi Manusia/Human Rights) namun kamu tidak, saya boleh mencetak uang kertas, namun kamu tidak! Sejarah akan terulang kembali. Kebenaran akan berhadapan dengan kebatilan seperti pada saat Musa (as) berhadapan dengan Fir’aun. Antara kekuatan mereka-mereka yang kini berkuasa di dunia, dengan kekuatan mereka-mereka yang kini tertindas di seluruh dunia. Oleh karena itu, hitungan mundur di akhir jaman di mulai pada saat ditemukannya jasad Fir’aun yaitu di Tahun 1896. Wallahu a’lam. (oleh :side show)

View on Path