SIH:

“Allah SWT menyatakan di Qur’an Surat ke-31 Al Luqman, ayat 34

Pengetahuan mengenai jam terakhir (Hari Kiamat) hanya milik Allah SWT,

Ketika Isa as datang kembali, yang merupakan pemenuhan janji Allah SWT, ini adalah peristiwa maha penting di dalam sejarah umat manusia yang belum terjadi.

Allah SWT, berjanji kepada Bani Israel, setelah mereka dikeluarkan dari Jerusalem, bahwa Allah SWT, akan mengirimkan seorang Rasul (sebuah janji yang telah Allah SWT, tepati), seorang Al Masih (pintu ampunan-setelah kufur yang dilakukan Bani Israel sebelumnya), akan membawa mereka ke masa kejayaan Sulaiman (as). Sulaiman (as) adalah seorang kepala negara, Negara Islam Israel, yang pada masanya adalah Negara Penguasa Dunia, dimana Sulaiman (as) memerintah dunia dari Jerusalem. Demikianlah masa kejayaannya, dan Al Masih akan mengembalikan masa itu. Ketika Allah SWT mengirimkan Al Masih, mereka kufur dan mendustakannya. Mereka mengatakan bahwa Isa (as) adalah anak haram, dan mereka kemudian dengan sombong dan lantang mengatakan telah membunuhnya di tiang salib.

Allah Maha Tinggi, menyatakan di Qur’an Sura An Nisa, ayat 157;

Mereka berkata (dengan lantang dan sombong), “Kami membunuh Al Masih, Isa anak Maryam, Rasul Allah”

Apa yang mereka tidak tahu adalah bahwa Allah SWT, membuatnya seperti mereka telah membunuhnya. Allah SWT, telah mengangkat Isa (as) ke sisiNya. Isa (as) akan kembali, dan ketika ia kembali, ini adalah salah satu peristiwa yang merupakan tanda besar dari akhir jaman. Nabi Muhammad (saw) memberitahu kita bahwa Allah SWT, akan mengirimkan seseorang, yang memiliki kekuatan dan kekuasaan, dari Allah SWT, yang akan meniru sebagai Al Masih, dan menipu Bani Israel. Seseorang itu dikenal sebagai Dajjal, Al Masih Palsu, Al Masihud Dajjal.

Untuk berhasil menyelesaikan misinya, maka Dajjal akan;

1. Membebaskan Jerusalem dari kekuasan non Yahudi.

2. Membawa Banu Israel ke Jerusalem dari manapun mereka berasal.

3. Mendirikan Negara Israel.

4. Dia harus menjadikan Negara Israel, negara yang memerintah dunia. Sebuah peristiwa yang akan terjadi di masa depan yang dekat.

Ketika peristiwa nomor 4 ini terjadi, maka Dajjal telah menyelesaikan misinya sehingga Banu Israel menjadi yakin bahwa saat inilah saat kejayaan Israel (seperti saat Sulaiman (as). Oleh karena itu, Dajjal akan melakukannya dengan jalan penipuan (tipu daya). Inilah mengapa Dajjal memiliki gelar PhD (S3) dalam hal penipuan.

Dengan penipuan yang dilakukannya maka umat manusia tidak merasa ketika mereka meninggalkan Islam, bahkan merasa bahwa mereka adalah sebaik-baiknya umat Muslim dari seluruh jaman!”

Allahua’lam

Reading Jerusalem in the Qur’an by Imran Nazar Hosein

View on Path