E-money

Leave a comment

Apakah mungkin dalam level makro untuk dapat menggulingkan sistim keuangan yang ada yaitu uang kertas yang sebetulnya akan jatuh sebentar lagi.

Jawaban: Setelah perang pecah, dollar AS akan jatuh/runtuh tapi saya sudah mengatakan itu lebih dari 25 tahun yang lalu, darimana saya dapat pengetahuan itu ? bahwa dollar AS akan runtuh, dan ketika runtuh akan membawa jatuh semua sistem mata uang kertas yang muncul dari perjanjian Bretton Wood, dimana Imran Hosein mendapat pengetahuan itu?

Apakah malaikat berbisik pada kuping saya atau jin berbisik pada kuping saya. Bangun … Ini adalah Ilmu Akhir Zaman, Saya tidak sedang mencari masa depan, hanya Allah yang tau masa depan, jadi jangan datang dengan kritikan macam itu. Saya telah menganalisa berbasis pada Ilmu Akhirul Zaman dan mendapat kesimpulan ini, kenapa anda tidak bisa melakukan hal yang sama? Kita sedang diambang momen itu, bahwa dollar AS akan runtuh, terakhir saya dengar dollar AS dalam ICU disebuah rumah sakit di washington, dan akan segera mati.

Dan ketika itu runtuh akan membawa jatuh juga dunia mata uang kertas di seluruh dunia. Dunia akan panik, pada bagian dunia mata uang yang lemah, orang akan membuang Rupiah Indonesia mereka dan membuang Rupee Pakistan, dan membuang Taka Bangladesh, karena harga roti terung meningkat 5 kali dalam sehari, inflasi yang tak terkendali. Jadi daripada terjebak dengan uang kertas yang hanya bisa digunakan untuk hiasan dinding, mari kita buang dari sekarang. Jadi hal itu nanti akan memberi jalan untuk uang elektronik dan uang elektronik ini bertujuan agar berfungsi/ memfungsikan uang elektronik setara dengan sebuah guantanamo (penjara) keuangan. Itu adalah masa depan yang mengerikan menanti kita. Sebuah masa depan yang mengerikan dan jahat menanti kita.

Respon saya adalah mustahil di level makro untuk dapat menggulingkan sistem tersebut sebelum dan sampai anda dapat membuat sebuah bank dunia, lembaga pengajaran Islam yang baru, yang dapat membimbing umat. Jika level makro adalah mustahil apa yang dapat kita lakukan? Apakah pulang dan makan roti cane kemudian minum teh tarik dan tidur?

Respon saya adalah, jika makro itu mustahil, mari kita lakukan yang mikro, sehingga setidaknya kita membawa (iman) ini kedalam kubur dan bahwa kita telah berbuat semampu kita. Jadi dalam desa Muslim tersebut ada sebuah pasar mikro, dan dalam pasar mikro tersebut kita tidak akan mengizinkan penggunaan uang kertas yang menipu ini. Kita tidak menggunakan uang elektronik, kita tidak dapat menghindari jual beli dengan dunia luar, tapi dalam desa muslim Muslim tersebut kita berusaha semaksimal mungkin untuk dapat setia kepada Alloh dan Nabi-Nya. Itu respon satu-satunya yang saya punya, tapi dalam surah taghabun Alloh berfirman:

“Ittaqulloha mastato’tum” – Hormat dan ta’ati Allah sampai titik batas kemampuan kita dapat melakukan itu. Sehingga Allah tidak memerintah kita untuk melakukan itu diluar kemampuan kita.

Jadi dalam konteks ini dimana dunia pelajar, cendekiawan, Ulama Islam telah Gagal, gagal dan gagal secara menyedihkan dan memalukan, Ini satu-satunya respon yang kita miliki.

—o0o—

Robbana taqobbal mina innaka antassami’ul ‘aliim wa tub alainaya maulana innaka anta tawwaburroqiim,,,…birohmatika ya arqhamarroqhimiin…

Sheikh Imran Nazar Hosein

Pengantar Ilmu Akhirul Zaman

Islamic Eshcatology Allahua’lam

Tambahan, silahkan cek beritanya di sini: http://regional.kompas.com/read/2015/03/11/12175601/Gerakan.Sehari.Tanpa.Uang.Tunai.Segera.Diterapkan

View on Path

Reading Jerusalem in the Qur’an by Imran Nazar Hosein

Leave a comment

Namun demikian, pertanyaan yang harus diajukan selanjutnya adalah apakah undangan untuk menetap di Tanah Suci adalah tanpa syarat? Akankah undangan itu tetap sah jika keturunan mereka meninggalkan agama Ibrahim as dan menjadi ateis, atau melakukan pelacuran dan penindasan? Akankah itu tetap sah jika di Tanah Suci tersebut, bangsa Yahudi kemudian mendirikan negara sekuler yang menyatakan ‘Kekuasaan Tertinggi’ dimiliki oleh negara, bukan oleh Tuhannya Ibrahim, dan bahwa hukum tertinggi adalah hukum negara dan bukan hukum Allah? Akahkah itu tetap sah jika negara tersebut menyatakan Halal (mengijinkan) hal-hal yang Allah Maha Tinggi telah menjadikannya Haram (terlarang)? Pembaca seharusnya ingat bahwa Tuhannya Ibrahim as melarang penerimaan dan pemberian uang pinjaman dengan bunga (Riba). Bangsa Yahudi mengubah Taurat agar pemberian uang pinjaman dengan bunga kepada bangsa non-Yahudi diperbolehkan. Bukan saja Riba yang diperbolehkan di Tanah Suci pada saat ini, tetapi juga banyak hal-hal lain yang juga dilarang oleh Allah Yang Maha Tinggi.

Reading Jerusalem in the Qur’an by Imran Nazar Hosein

View on Path

Leave a comment

Tulisan ini bukan untuk menyakiti para wanita ,tetapi untuk mengingatkan bagi yang mau mendengarkan,melihat,dan memahami realitas bukan untuk orang-orang yang hidup dengan cara disneyland

Sekadar mengingatkan bagi akhwat yang terlaluu sering tebar pesona, sungguh ikhwan itu tidak begitu tertarik dengan akhwat yg lenje binti genit binti
kemenyek yang terus terusan Tebar Pesona di dunia maya.

Entah dengan foto narsis yg terus diupdate, entah dengan cengar cengir gak jelas saat komentar dengan ikhwan,entah dengan status yg terus menceritakan ‘saya begini dan begitu’, entah dengan cara apapun itu.

Saya cuma mau sampaikan kepada kalian bahwa jika kalian melakukan hal itu agar para ikhwan kesemsem dengan kalian, maka sungguh kalian telah menciptakan fitnah bagi diri kalian sendiri.Karena selain ikhwan yg normal akan risih dengan kelakuanmu dan alasan lain adalah bahwa caramu itu justru menurunkan kewibawaanmu dihadapan para ikhwan.

Allah akan memberikan kita jodoh yg sekufu.Bagi kalian yg terlalu sering tebar pesona, bersiaplah dapet suami yang suka tebar pesona juga.Jika itu terus kau lakukan dan menjadi tabiat, bayangkan jika kalian jadi menikah dg tabiat yg sulit dihilangkan itu. Relakah kalian memiliki suami yg suka TP-TP dengan akhwat? Apa kalian tidak punya rasa cemburu?

Nah lantas apa lagi yang menyebabkan kalian begitu semangat untuk tebar pesona di media sosial?

Tidakkah cukup pesona kalian itu hanya kalian berikan kepada suami kalian? Terlalu murahkah pesona kalian sehingga kalian sebar kemana-mana tanpa rasa risih? Aku pun risih melihatmu begitu ukhti, apalagi suamimu kelak.

Aku hanya menyarankan, jika memang ingin dikenal, dikenallah karena pemikirannya yang menginspirasi banyak orang.
Dikenallah karena kebermanfaatan kalian kepada banyak orang, bukan dengan update status terus yg isinya hanya bilang saya begini dan begitu, lalu update foto dg segala pose, emang mau jadi gadis sampul? Sampul apa? Sampul majalah?

Sudahlah ukhti, takkan bermanfaat sedikitpun bagi dirimu sikapmu itu, justru akan menjadi fitnah bagi dirimu sendiri.Dan disaat yang sama kau sedang mengganggu perasaan para jomblo yg sedang galau. Atau justru tebar pesona itu kau niatkan untuk itu.Jika demikian niatmu, aku cukupkan tulisan ini sampai disini, dan silakan rasakan akibat dari perbuatanmu yang terlalu murah memberikan ‘nilai’ bagi diri sendiri.

Sekadar nasihat bagi orang yg mau dinasihati, jika memang sudah membatu hatimu, maka sulit bagiku.Namun semoga tugasku sudah selesai menyampaikan padamu.Nanti diakhirat jangan pula kalian tuntut diriku, karena kalian sekarang sudah kuperingatkan.Siapa yg mau mengikuti petunjuk silakan, dan yang terus menebar pesona sambil berharap ada ikhwan yg melirik juga silakan.

Wassalam…

Judul aslinya ngeri sekaleee pemirsah : https://www.facebook.com/notes/se-ven-samawat/wanita-dajjal-tebar-pesona/671155146286986

View on Path

Penelitian ilmiah tentang sujud

Leave a comment

R. FIDELMA O’Leary mendapatkan penghargaan Woman of Spirit tahun 2012. Ia adalah seorang Professor Biologi di Universitas St. Edward di Austin, Texas, AS. Wanita asli Texas yang berprofesi sebagai Professor Neurosains di Universitas Texas ini, telah menemukan kedamaian dalam islam. Dr Fidelma, yang juga sebagai seorang Dokter Neurologi di sebuat rumah sakit di AS, terpukau ketika melakukan kajian terhadap syaraf-syaraf di otak manusia. Satu hal yang membuat dia terpukau adalah ketika mengetahui bahwa terdapat beberapa urat syaraf manusia yang tidak dimasuki darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan suplai darah agar bisa berfungsi secara normal. Setelah mengadakan penelitian dengan seksama dan memakan waktu yang lama, Dr Fidelma akhirnya mendapati kenyataan bahwa urat-urat syaraf di otak itu tidak dimasuki darah kecuali bila seseorang sedang shalat, yakni ketika posisi sujud ! Ternyata urat syaraf itu memerlukan darah hanya beberapa saat saja, yakni ketika seseorang shalat. Setelah penelitian itu, Dr Fidelma mencari tahu tentang Islam, lewat buku-buku keislaman dan diskusi dengan rekan-rekannya yang Muslim. Dan akhirnya, dengan kesadaran penuh, Dr Fidelma mengikrarkan keislamannya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, Allah SWT berkenan memberinya hidayah atau petunjuk pada iman. Keyakinannya pada agama Islam yang baru dianutnya itu demikian besar. Sekarang Dr Fidelma membuka klinik,”Pengobatan dengan Al-Qur’an”. Dia terus mengkaji pengobatan Islami dan memberikan pengobatan dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan apa saja yang dianjurkan Al-Qur’an dan Hadits Nabi Saw, misalnya dengan berpuasa, madu, habbatussauda (jinten hitam), minyak zaitun, dan sebagainya. Allah SWT berfirman: “Dan apabila kamu menyeru untuk mengerjakan shalat, mereka menjadikannya (shalat itu) sebagai ejek-ejekan dan permainan. Yang demikian itu ialah karena mereka suatu kaum yang tidak berakal.” (Q.S Al Maidah: 58). http://bit.ly/1GMIKEz

View on Path

Deklarasi Balfour

Leave a comment

Pada November 1917, pemerintah Inggris melakukan sesuatu yang sangat aneh dan misterius.
Inggris, yang sekarang menjadi pangeran dari dunia sekuler, dunia sekuler yang memisahkan agama dari politik.
Dan Inggris adalah pangeran dunia sekuler, Inggris menerbitkan sebuah deklarasi yang disebut deklarasi
Balfour pada 2 November 1917.
Dan ini adalah keinginan dari pemerintah Inggris untuk mengusahakan berdirinya Rumah Nasional Yahudi di Tanah Suci (Yerussalem).
Kenapa sebuah negara sekuler yang memimpin dunia dari negara-negara sekuler menyatakan ingin berusaha mendirikan Rumah Nasional Yahudi? Artinya sebuah negara Yahudi di Tanah Suci.
Dua bulan kemudian, Pada Desember 1917 merupakan tentara Inggris yang dipimpin Jenderal Allenby, yang mengalahkan pasukan Islam Utsmani dan membebaskan Tanah Suci. Dan ketika Allenby memasuki Yerussalem, sang Jenderal Inggris menyatakan “Hari ini perang Salib telah berakhir”.
Tapi perang Salib seharusnya adalah perang umat Kristen, kau bukanlah negara Kristen, kau negara sekuler.
Bagaimana mungkin Inggris yang sekuler melanjutkan perang Salib yang dimulai oleh Paus ribuan tahun sebelumnya? Itu aneh, itu sangat aneh.
Diantara 1918 dan 1948, adalah Inggris yang menguasai Tanah Suci atas mandat yang ditetapkan Liga Bangsa-bangsa.
Dan pada periode itu, dengan penipuan yang luar biasa sementara berpura-pura untuk tidak memperbolehkan Yahudi masuk, Inggris membuka pintu bagi Yahudi Eropa untuk masuk ke Tanah Suci dan mengklaimnya sebagai milik mereka.
Diantara kejadian itu datanglah Adolf Hitler, yang mempercepat gerakan Yahudi dari Eropa ke Tanah Suci.
Pada 1948, Inggris melakukan sesuatu yang paling aneh dari segala hal, Inggris adalah negara dengan komitmen yang sangat disipling terhadap aturan hukum.
Tapi pada 1948, ketika Inggris meninggalkan Tanah Suci, dia meninggalkannya bagaikan pencuri dalam gelapnya malam.
Untuk pertama kalinya, untuk satu-satunya waktu dalam sejarah Inggris tidak ada perpindahan kekuasaan secara hukum dari Inggris kepada negara penerusnya.
Pada 1948 Inggris bertindak sebagai bidan agar bayinya bisa lahir, Negara Yahudi Eropa bernama Israel.

Source link:


http://id.wikipedia.org/wiki/Deklarasi_Balfour_1917

View on Path

HOLLYWOOD

Leave a comment

“Dan salah satu alat besar dari kaum elit yang menjalankan dunia ini adalah Hollywood. Sebuah tongkat sihir yang terbuat dari kayu pohon suci, dari situlah nama Hollywood (Kayu Suci) berasal. Dan simbolnya, kata-katanya, istilahnya, kisahnya, didesain dari situ. Pikirkanlah, pikirkan bagaimana Hollywood melakukan apa yang mereka lakukan.”

Source link: https://www.youtube.com/watch?v=JlruchPAupM

View on Path

Hukum Tabur Tunai

Leave a comment

HUKUM TABUR TUAI
(apa yang kita tabur dulu itulah yang kita tuai sekarang)

Saat ini kita berada di sebuah zaman yang sulit sekali untuk mencari orang baik, mulai dari Assistent Rumah Tangga hingga Assistent Direktur, dan Pejabat Negara.

Mengapa ?

Karena dulu kita lebih menuntut anak-anak kita di rumah dan di sekolah untuk menjadi anak yang pintar dan bukan menjadi anak yang baik dan berakhlak.

Kita lebih sibuk memberikan bimbingan belajar bagi anak kita demi untuk menjadi lebih pintar tapi lupa memberikan bimbingan akhlak, prilaku dan etika moral demi untuk menjadi anak yang baik dan berkarakter.

Seperti hukum tabur tuai, itu yang kita tabur, maka itupulalah yang akan kita tuai dalam kehidupan ini.

Itulah yang pada akhirnya menyadarkan saya untuk tidak lagi menuntut agar anak saya menjadi pintar dan sangat cerdas (berdasarkan kriteria sekolahnya) KARENA menurut seorang professor dari Harvard University, Howard Gardner, setiap anak itu terlahir sudah pintar dan cerdas pada bidangnya masing-masing, tinggal di fasilitasi dan di kembangkan.

Tapi karakter itu justru perlu di bentuk terus mulai sejak TK hingga mereka SMA.

Terlebih lagi jika kita kembali pada ajaran seluruh agama di dunia, tak satupun agama yang banyak meminta manusia jadi orang pintar, coba lihatlah kembali agama kita masing-masing, maka kita akan sadar bahwa semua agama menuntut kita menjadi orang yang baik dan berakhlak mulia.

Jadi jika kita masih memperdebatkan kepintaran seorang anak, maka kita pasti lupa pada ajaran agama kita sendiri dan belum membaca tulisan2 professor Howard Gardner yang melakukan penelitian tentang anak selama 20 tahun dan menghasilkan kesimpulan bahwa setiap anak itu terlahir cerdas.

Apa yang kita tabur itulah yang akan kita tua….,

Saat ini kita sedang menuai apa yang di taburkan oleh orang tua kita dalam mendidik kita dulu.

Akankah kita menabur kembali kesalahan yang sama untuk anak-anak kita saat ini?

Padahal Tuhan sudah jelas2 mempertontonkan pada kita setiap hari dan setiap saat sebuah zaman yang sama-sama kita rasakan betapa sulitnya mencari orang-orang yang baik dan berkahlak ketimbang orang-orang yang pintar.

Mari kita renungkan bersama, mari kita bangun zaman Indonesia baru yang lebih banyak anak-anak berkahlak dan beretika moral melalu anak-anak kita tercinta di rumah dan disekolah kita sendiri.

Salam syukur penuh berkah,
ayah edy

http://www.ayahkita.com

View on Path

Older Entries