Deklarasi Balfour

Leave a comment

Pada November 1917, pemerintah Inggris melakukan sesuatu yang sangat aneh dan misterius.
Inggris, yang sekarang menjadi pangeran dari dunia sekuler, dunia sekuler yang memisahkan agama dari politik.
Dan Inggris adalah pangeran dunia sekuler, Inggris menerbitkan sebuah deklarasi yang disebut deklarasi
Balfour pada 2 November 1917.
Dan ini adalah keinginan dari pemerintah Inggris untuk mengusahakan berdirinya Rumah Nasional Yahudi di Tanah Suci (Yerussalem).
Kenapa sebuah negara sekuler yang memimpin dunia dari negara-negara sekuler menyatakan ingin berusaha mendirikan Rumah Nasional Yahudi? Artinya sebuah negara Yahudi di Tanah Suci.
Dua bulan kemudian, Pada Desember 1917 merupakan tentara Inggris yang dipimpin Jenderal Allenby, yang mengalahkan pasukan Islam Utsmani dan membebaskan Tanah Suci. Dan ketika Allenby memasuki Yerussalem, sang Jenderal Inggris menyatakan “Hari ini perang Salib telah berakhir”.
Tapi perang Salib seharusnya adalah perang umat Kristen, kau bukanlah negara Kristen, kau negara sekuler.
Bagaimana mungkin Inggris yang sekuler melanjutkan perang Salib yang dimulai oleh Paus ribuan tahun sebelumnya? Itu aneh, itu sangat aneh.
Diantara 1918 dan 1948, adalah Inggris yang menguasai Tanah Suci atas mandat yang ditetapkan Liga Bangsa-bangsa.
Dan pada periode itu, dengan penipuan yang luar biasa sementara berpura-pura untuk tidak memperbolehkan Yahudi masuk, Inggris membuka pintu bagi Yahudi Eropa untuk masuk ke Tanah Suci dan mengklaimnya sebagai milik mereka.
Diantara kejadian itu datanglah Adolf Hitler, yang mempercepat gerakan Yahudi dari Eropa ke Tanah Suci.
Pada 1948, Inggris melakukan sesuatu yang paling aneh dari segala hal, Inggris adalah negara dengan komitmen yang sangat disipling terhadap aturan hukum.
Tapi pada 1948, ketika Inggris meninggalkan Tanah Suci, dia meninggalkannya bagaikan pencuri dalam gelapnya malam.
Untuk pertama kalinya, untuk satu-satunya waktu dalam sejarah Inggris tidak ada perpindahan kekuasaan secara hukum dari Inggris kepada negara penerusnya.
Pada 1948 Inggris bertindak sebagai bidan agar bayinya bisa lahir, Negara Yahudi Eropa bernama Israel.

Source link:


http://id.wikipedia.org/wiki/Deklarasi_Balfour_1917

View on Path

HOLLYWOOD

Leave a comment

“Dan salah satu alat besar dari kaum elit yang menjalankan dunia ini adalah Hollywood. Sebuah tongkat sihir yang terbuat dari kayu pohon suci, dari situlah nama Hollywood (Kayu Suci) berasal. Dan simbolnya, kata-katanya, istilahnya, kisahnya, didesain dari situ. Pikirkanlah, pikirkan bagaimana Hollywood melakukan apa yang mereka lakukan.”

Source link: https://www.youtube.com/watch?v=JlruchPAupM

View on Path

Hukum Tabur Tunai

Leave a comment

HUKUM TABUR TUAI
(apa yang kita tabur dulu itulah yang kita tuai sekarang)

Saat ini kita berada di sebuah zaman yang sulit sekali untuk mencari orang baik, mulai dari Assistent Rumah Tangga hingga Assistent Direktur, dan Pejabat Negara.

Mengapa ?

Karena dulu kita lebih menuntut anak-anak kita di rumah dan di sekolah untuk menjadi anak yang pintar dan bukan menjadi anak yang baik dan berakhlak.

Kita lebih sibuk memberikan bimbingan belajar bagi anak kita demi untuk menjadi lebih pintar tapi lupa memberikan bimbingan akhlak, prilaku dan etika moral demi untuk menjadi anak yang baik dan berkarakter.

Seperti hukum tabur tuai, itu yang kita tabur, maka itupulalah yang akan kita tuai dalam kehidupan ini.

Itulah yang pada akhirnya menyadarkan saya untuk tidak lagi menuntut agar anak saya menjadi pintar dan sangat cerdas (berdasarkan kriteria sekolahnya) KARENA menurut seorang professor dari Harvard University, Howard Gardner, setiap anak itu terlahir sudah pintar dan cerdas pada bidangnya masing-masing, tinggal di fasilitasi dan di kembangkan.

Tapi karakter itu justru perlu di bentuk terus mulai sejak TK hingga mereka SMA.

Terlebih lagi jika kita kembali pada ajaran seluruh agama di dunia, tak satupun agama yang banyak meminta manusia jadi orang pintar, coba lihatlah kembali agama kita masing-masing, maka kita akan sadar bahwa semua agama menuntut kita menjadi orang yang baik dan berakhlak mulia.

Jadi jika kita masih memperdebatkan kepintaran seorang anak, maka kita pasti lupa pada ajaran agama kita sendiri dan belum membaca tulisan2 professor Howard Gardner yang melakukan penelitian tentang anak selama 20 tahun dan menghasilkan kesimpulan bahwa setiap anak itu terlahir cerdas.

Apa yang kita tabur itulah yang akan kita tua….,

Saat ini kita sedang menuai apa yang di taburkan oleh orang tua kita dalam mendidik kita dulu.

Akankah kita menabur kembali kesalahan yang sama untuk anak-anak kita saat ini?

Padahal Tuhan sudah jelas2 mempertontonkan pada kita setiap hari dan setiap saat sebuah zaman yang sama-sama kita rasakan betapa sulitnya mencari orang-orang yang baik dan berkahlak ketimbang orang-orang yang pintar.

Mari kita renungkan bersama, mari kita bangun zaman Indonesia baru yang lebih banyak anak-anak berkahlak dan beretika moral melalu anak-anak kita tercinta di rumah dan disekolah kita sendiri.

Salam syukur penuh berkah,
ayah edy

http://www.ayahkita.com

View on Path

Fir’aun

Leave a comment

Tubuh Fir’aun (Ramses II) telah ditemukan di Tahun 1896, tepat pada saat diresmikannya ‘Gerakan Zionisme’ di Paris. Tidak ada yang menawarkan apa maksud tanda Allah SWT mengenai ditemukannya jasadnya, kecuali bahwa, itu adalah sebuah mukjizat, bahwasanya Allah SWT telah mengatakan kebenaran bahwa suatu saat nanti jasad Fir’aun ditemukan. Namun dengan Eskatologi Islam kami dapat menawarkan pemahaman yang baru mengenai hal ini. Bahwa tanda ini lebih dari sekedar pemenuhan janji Allah SWT. Tidak hanya fakta bahwa Gerakan Zionisme telah muncul bersamaan dengan ditemukannya jasad Ramses II, namun bahwasanya pada saat ditemukannya jasad Ramses II, manusia di seluruh jagat akan hidup dalam penindasan ekonomi dan penindasan dalam spektrum lainnya seperti Ramses II telah menindas Bangsa Mesir dan bangsa-bangsa lainnya. Sebagai konsekuensi munculnya Gerakan Zionisme, sejarah kini akan terulang kembali, kini dunia akan dipenuhi dengan pemimpin yang menyatakan bahwa Allah SWT tidak lagi ‘Al Akbar’ dan merekalah yang kini ‘Al Akbar’ atau ‘Toghut’! semua tidak lupa apa yang Fir’aun katakan, ‘Ana rabbukumul ‘ala!”, “Saya adalah yang tertinggi di dunia ini, sayalah Al Akbar!” Saya dapat melanggar hukum namun anda tidak, saya dapat melanggar HAM (Hak Asasi Manusia/Human Rights) namun kamu tidak, saya boleh mencetak uang kertas, namun kamu tidak! Sejarah akan terulang kembali. Kebenaran akan berhadapan dengan kebatilan seperti pada saat Musa (as) berhadapan dengan Fir’aun. Antara kekuatan mereka-mereka yang kini berkuasa di dunia, dengan kekuatan mereka-mereka yang kini tertindas di seluruh dunia. Oleh karena itu, hitungan mundur di akhir jaman di mulai pada saat ditemukannya jasad Fir’aun yaitu di Tahun 1896. Wallahu a’lam. (oleh :side show)

View on Path

Indonesia Hospital

Leave a comment

Alhamdulillah udah buka..
http://news.liputan6.com/read/2137928/indonesian-hospital-in-gaza-opens-in-february-2015

View on Path

Reading Jerusalem in the Qur’an by Imran Nazar Hosein

Leave a comment

Bismillahirrahmanirrahim

Moving To Muslim Village

There is no need for you to leave the cities which you live if you are comfortable

there.
If you have eyes and you can’t see women dress like naked.
If you have eyes and you can’t see women dress like men.
If you have eyes and you can’t see taller buildings.
If you have eyes and can’t see alcohol.
You can’t see rampaging prostitution.
You can’t see genetic modify food and corruption.
You can’t see corruption of education all around the cities and you feel comfortable

in the cities and you can’t see godless world.
If you can’t see these things.
And you want to stay in the cities, i am not asking you to leave the cities. No!
Just stay there that is your choice.

We can see but you can’t see, and when we see these things which i have mentioned,
We know it’s time to move !
If you don’t want to move then don’t move !!!
Why you stop us to move ?
Our perception is the ship is sinking.
Our perception is nothing can’t to stop the ship from sinking.
Our perception is the we are on the boat which is sinking and we can not prevent from sinking, then common sense elementary is we should get out of the ship and that’s what we are doing to moving to a Muslim Village.
If you don’t want to do that.
If you want to remain in the boat which is sinking, go ahead and stay there, we don’t want you to leave at all.
That’s your choice !!!
When the ship sinks, you will sink with it !
When we move to Muslim Village,
When we withdraw with the cities,
We are following Surat Al Kahf.
Which is surat of Islamic Eschatology and in that surat the young men left the city,

left their homes and withdrew to the cave and ALLAH Subhan Watala says in the Surat Al Kahf

Surat Al-Kahf (The Cave) – سورة الكهف
Chapter No:18
Verse No 16

وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنشُرْ لَكُمْ رَبُّكُم مِّن رَّحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُم مِّنْ أَمْرِكُم مِّرْفَقًا

(The young men said to one another): “And when you withdraw from them, and that which they worship, except Allah, then seek refuge in the Cave, your Lord will open a way for you from His Mercy and will make easy for you your affair (i.e. will give you what you will need of provision, dwelling, etc.).”

When you flee to the Muslim Village ALLAH says He is going to protect you, He is going

to shower His mercy on you.
How can you be sitting with ducks when ALLAH promises to shower you with His mercy ??

Source link: http://www.imranhosein.org/

Reading Jerusalem in the Qur’an by Imran Nazar Hosein

View on Path

Konsep Barakah dalam islam

Leave a comment

Ini adalah ringkasan dari konsep “barakah” dalam Islam. Let me translate this for you.
Wabarikli fima a’thaita
Wabarik : Ya Allah berikanlah rahmat, berikanlah rahmat yang besar, tak terhingga, dan

tak pernah berakhir.
li: untukku
fima: dalam apa
a’thait: yang telah Kau berikan. (menunjukkan waktu lampau)

Artinya “Apa yang telah Kau berikan, aku tidak meminta lebih dari itu ya Allah. Apa

yang kuminta adalah apa yang telah Kau berikan padaku sudah lebih dari cukup.
Sudah cukup, apa yang telah kumiliki lebih dari cukup. Aku sekarang hanya memintamu ya

Allah, untuk memberikan elemen “barakah”, yaitu rahmat terhadap apa2 yang telah Kau

berikan padaku.
Itulah konsep “barakah”, “barakah” tidak meminta lebih..
“barakah” berarti tentang kemampuan melakukan lebih banyak dengan yang telah

diberikan.
“barakah tidak ada hubungannya dengan kuantitas, melainkan dengan kualitas. Kualitas

dari apa yg telah kau dapatkan, “Aku tidak butuh lebih ya Allah! Aku hanya butuh

rahmat dari yang kupunya, kemampuan untuk melakukan lebih banyak dengan yang sudah

diberikan”.

View on Path

Older Entries